Majalengka, 18 Mei 2026 - Lapangan Upacara Kodim 0617/Majalengka menjadi saksi bisu khidmatnya Upacara Bendera 17-an yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rayahu. Di tengah teriknya matahari, para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AD berkumpul, siap mendengarkan arahan penting dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).
Kegiatan yang berlokasi di Jalan KH Abdul Halim Nomor 403, Kelurahan Tonjong, Kecamatan/Kabupaten Majalengka ini, dihadiri oleh berbagai elemen penting. Komandan Upacara dijabat oleh Danramil 1715/Kertajati Kapten Inf Asjaya Purnama, sementara Perwira Upacara (Paup) dipegang oleh Pasiops Kapten Inf Mastam. Suasana khidmat kian terasa saat amanat KASAD mulai dibacakan.
Dalam amanatnya, KASAD menyampaikan rasa syukur atas kelancaran program kerja dan anggaran TNI AD hingga pertengahan tahun 2026. Namun, ia tak lupa mengingatkan bahwa tantangan global masih membayangi. “Konflik bersenjata dan dinamika geopolitik di beberapa negara, serta gangguan pasokan energi dunia belum sepenuhnya mereda. Ini berdampak serius pada berbagai aspek kehidupan bernegara, ” demikian kutipan amanat KASAD.
Meski Indonesia mendapat apresiasi sebagai negara terkuat kedua dalam menghadapi krisis energi di antara 52 negara konsumen energi terbesar dunia, KASAD menekankan pentingnya kewaspadaan yang tak boleh kendur. Ancaman nyata yang paling mendesak adalah prediksi kemarau panjang disertai kekeringan ekstrem yang diperkirakan melanda pada Juni 2026.
“Ancaman ini bukan sekadar fenomena cuaca, melainkan ujian ketahanan bagi seluruh lapisan bangsa yang berimplikasi pada stabilitas nasional, ” tegas amanat tersebut. Menghadapi potensi bencana alam ini, KASAD memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran TNI AD untuk terus mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait efisiensi energi. Pembentukan gugus tugas menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya energi di seluruh fasilitas perkantoran, pangkalan, hingga sarana prasarana latihan.
Lebih dari itu, para prajurit diingatkan untuk terus merangkul seluruh komponen bangsa, sigap membantu kesulitan rakyat, dan memastikan kehadiran negara di setiap lini. Program unggulan TNI AD, seperti pembangunan ratusan jembatan dan karya bakti skala besar, harus terus digalakkan. Saya membayangkan betapa besar dampak positifnya bagi masyarakat, sebuah warisan kebaikan yang tak ternilai.
“Jadikan semangat menebar kebaikan sebagai bagian dari budaya kerja organisasi. Perkuat kesadaran kolektif berbasis gotong royong untuk mendukung pengelolaan energi domestik, percepatan diversifikasi listrik nasional, serta transisi menuju energi hijau, ” pesan KASAD, sebuah seruan yang menyentuh hati dan membangkitkan semangat kolaborasi.
Di penghujung amanatnya, KASAD berpesan agar seluruh prajurit dan ASN TNI AD senantiasa bijak dalam menyikapi setiap persoalan, fokus pada tugas pokok yang diemban, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apapun itu. Pengalaman saya melihat langsung dedikasi para prajurit membuat saya yakin mereka akan menjalankan amanat ini dengan sepenuh hati.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rayahu berharap amanat KASAD ini dapat menjadi cambuk penyemangat bagi seluruh jajarannya. Ia meyakini, dengan semangat yang membara, mereka akan mampu mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara, terutama dalam menghadapi potensi bencana kekeringan yang mengintai wilayah Majalengka dan sekitarnya.

Majalengka